JILBAB

(Oleh: Endang Sriwahyuni)
               “Sebenarnya aku pengen banget pake jilbab. Udah dari lama. Aku tau itu wajib. Tapi aku belum juga bisa mutusin kapan mau pake jilbab, soalnya aku liat banyak temen yang udah pake jilbab tapi kelakuannya masih ga pantes sebagai seorang pemakai jilbab. Padahal, temen-temen laen yang ga peke jilbab malah berkelakuan jauh lebih baik dari yang pake jilbab.”  Begitu kata seorang teman yang bertemu denganku beberapa minggu lalu.
Yang temanku katakan memang benar. Hal tersebut mudah sekali ditemui dalam kehidupan nyata. Wanita yang tidak memakai jilbab terkadang perilakunya lebih baik daripada yang memakai jilbab. Namun, kemudian aku coba memberikan saran untuknya, “Kita harus tetap memakai jilbab. Jangan urungkan lagi niatmu.” Mengapa?
Secara kasat mata kita dapat menilai bahwa jilbab merupakan salah satu identitas wanita muslim. Hal ini bukan tentang jilbab sebagai salah satu bagian fashion yang khas bagi muslimah, melainkan tentang jilbab sebagai salah satu kewajiban yang harus ditaati setiap muslimah.
         “Wajib” masih memiliki arti yang sama sampai saat ini, yaitu, jika dilakukan mendapat pahala dan jika ditinggalkan mendapat dosa. Tentu dengan kata lain, sesuatu yang titelnya wajib harus dilaksanakan agar tidak mendapat murka Allah SWT. nantinya. Memakai jilbab adalah sebuah kewajiban, harus dilaksanakan. Dengan memakai jilbab, kita akan mendapat, katakan  saja satu pahala. Dan jika kita melakukan kebaikan yang lain, kita akan mendapat pahala-pahala lain juga. Semakin banyak kebaikan InsyaAllah akan semakin banyak pahala.  Berarti, pahala kita adalah 1++++ (Plusnya akan semakin banyak sebanding dengan kebaikan yang kita lakukan). Sedangkan orang yang tidak berjilbab, meskipun ia melakukan banyak kebaikan dan banyak pahala, ia masih tetap belum mendapatkan pahala atas kewajiban memakai jilbab. Kita tentu ngga mau dong melewatkan kesempatan ini, kesempatan berbuat kebaikan. Nah, makanya kita harus berjilbab. Jadi, apa  lagi yang menghalangimu untuk berjilbab?

About Endang Sriwahyuni

a long life learner, an educator, a writer, and a dreamer.

Posted on March 6, 2011, in Creative, Experience, My World, non-fiction. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: