Catatan Seorang Introvert, Intrapersonal


Paham betul bagaimana para sosial menyoal,
bagaimana masyarakat berpendapat,
bahwa supel adalah yang paling super.
Dan aku tidak.

Sejenisku mungkin yang tak baik bagi mereka, egois, individualis.
Sejenisku, yang tak mampu lebih baik dalam berkarya bersama orang,
mungkin adalah sisi kehidupan gelap yang merepotkan, menyebalkan.

Mereka bilang aku introvert!
Mereka hakimi aku intrapersonal.
Mereka mencaci tanpa devinisi.
Mereka menilai tanpa rubrik yang pasti.
Bahkan tak mampu jelaskan beda dari keduanya.

Mereka menuntuktu berubah,
Tapi tak pernah pandang ubah atau belumkah.
Tapi tak pernah tau bahwa seni sebuah perubahan
Tak sesederhana membalikkan telapak tangan dari menutup lantas membuka.

Insan, …
Pernahkah kalian pahami mengapa aku begini?
Aku tak pernah memintanya ada dalam diriku. Aku tak pernah berjuang pertahankan ini untukku.
Dan bahkan aku tau, masyarakat di mana aku bertempat,
Tak juga dengan senang memberi restu pada bagaimana aku bersifat.

Insan, …
Pernahkah kalian tau upayaku?
Bagaimana kalutnya jiwa ketika ego dan niat perubahan bertemu adu?

Aku tak diam. Sungguh.
Aku berusaha berubah meski tak bicara.
Aku mencoba menata sikap dan meluruskan apa yang tak baik.

Tapi maaf, jika segalanya di mata mu jua tak sempurna.
Tapi maaf, jika seluruhnya dipandangmu tetap salah.

Ketika aku diam, aku bukan sedang tak ingin bercakap denganmu.
Aku hanya tengah memilah diksi
agar tidak melukaimu, sebagaimana kau kerap melukaiku.

Ketika aku bersikap dingin,
aku bukan sedang acuh tak acuh padamu.
Tapi aku tengah kendalikan diri akibat perang dan gejolak dalam jiwaku.

Dan ketika aku bicara manis,
boleh saja kau anggap aku pengemis,
pengemis pengertian.
Tapi sebenarnya aku tengah dalam belajar untuk mampu memahamimu, berinteraksi denganmu.

Cerca, ya, cerca saja diriku.
Berpendapatlah tentangku.
Tapi mohon, jangan usik belajarku dengan kesewenanganmu,
Wahai insan yang merasa lebih baik, tanpa introvert, tanpa intrapersonal.

About Endang Sriwahyuni

a long life learner, an educator, a writer, and a dreamer.

Posted on January 14, 2012, in anything, Creative, Fiction, My World and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 11 Comments.

  1. Een.. na jdi refleksi nih…
    Maaf ya kalo kadang2 na pmaksa…
    meski mungkin hbis ni dirimu bilang abis2an.. ‘itu bukan buat kamu kok’
    ttep ja na mnta maaf ya..😉

  2. santokki961219

    nangis bacanya :’D

  3. Curhatan seorang introvert bener2 dalem ya🙂
    Jadi inget OSIS…

  4. Aku juga introvert, kita sama…

  5. Aku juga introvert… Ngena banget sma dri ku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: