Cerita dalam Pertunjukan

Aku tak pernah meminta ia datang.

Terpikir sekali pun tidak.

Sampai kawanan angin mengoyak kalbu yang tenang tanpa ganggu.

Bahkan para ombak menyapa hati, akan membawaku dalam hempasan palsu.

Hempasan sesaat yang membekas selamanya sebagai kelabu atau biru.

Hanya hati yang memegang kendali naskah cerita pertunjukan ini.

Nafas terhembus dengan porsi yang lebih tinggi daripada biasanya.

Bahkan para dendrit malu menyampaikan rangsang melalui garis jalannya.

Semua berlangsung tak biasa.

Dan aku masih tetap tak bertanya.

Lalu, bagaimana selanjutnya?

Aku memilih berhenti.

Berhenti, tak mau meneruskan cerita pertunjukan ini.

Cerita dalam Pertunjukan, 2 tahun silam

About Endang Sriwahyuni

a long life learner, an educator, a writer, and a dreamer.

Posted on July 2, 2012, in Creative, Fiction. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: