Program TV Buat Tertawa, Mematikan Hati

Di bulan Ramadhan ini, muslim semakin dijauhkan dari ibadah. Penjauhan tersebut tidak dilakukan dengan pelarangan secara terang-terangan dengan kata “DILARANG”, akan tetapi dengan sebuah strategi yang menyusup halus kedalam gaya hidup muslim masa kini. Strategi tersebut telah paham pada kondisi lumrah manusia yang jika dilarang maka akan melanggar, akan semakin penasaran dan mencoba. Bayangkan, jika para muslim terang-terangan dilarang ibadah, kemungkinan besar mereka justru akan semakin giat beribadah. Oleh karena itu, strategi yang diterapkan adalah dengan mengalihkan para muslim untuk kian menjauhi ibadahnya melalui penghadiran program-program TV spesial Ramadhan. 

Pada dasarnya, kehadiran program-program yang berkemasan Islami memang tampak baik untuk menunjukkan semangat ber-Islam, semangat untuk semakin nge-friend sama Islam. Sebagian tayangan yang benar-benar berkonten Islami juga sangat baik sebagai sumber refrensi praktis dan menarik bagi muslim untuk memperdalam ilmu dan wawasan agamanya. Namun, sayangnya, tak semua program spesial Ramadhan ini berkonten Islami seperti tersebut di atas. Tahun ini justru semakin banyak tayangan-tayangan Ramadhan yang bersifat menghibur dan memancing gelak tawa. Mulai dari makan sahur, siang, sore, sampai malam, masyarakat disuguhi tayangan-tayangan komedi yang lucu dan membuat para penontonnya tertawa. Dengan kata lain, para muslim sudah disuguhi menu komplit tayangan yang membuat tertawa sepanjang hari. Padahal, terlalu banyak tertawa akan mematikan hati. Jika hati kita keras (tak lagi lembut), maka akan semakin jauhlah kita pada Tuhan kita. Wal hasil, perlahan pun kita bisa semakin kecanduan meninggalkan ibadah kita. Kita harus waspada pada program-program yang tanpa disadari menjauhkan kita dari ibadah dan harus lebih pintar memilih tayangan yang baik untuk dikonsumsi. Wallohu a’alam bishowab.

(Tausyiah Pak Ustadz menjelang sholat sunnah tarawih, Masjid An-Nur Perdatam, Pancoran)

Catatan Ramadhan, Tanah Ibu Kota, 23 Juli 2012

Catatan:

* Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wassalam pernah bersabda, “Jauhilah oleh kalian banyak tertawa, karena banyak tertawa dapat mematikan hati dan menghilangkan cahaya wajah” (HR. Ibnu Majah, dishahihkan oleh Al Albani).

*Jangan Terlalu Banyak Tertawa. Sesungguhnya terlalu banyak tertawa itu mematikan hati. Namun juga jangan terlalu serius, sehingga tak pernah tertawa sehingga bermuka masam. (Adab bersenda gurau_swaranda.blogspot.com)

*Picture: https://endangsriwahyunie.files.wordpress.com/2012/07/26545_117398301620275_111586528868119_212042_7563177_n.jpg?w=300

About Endang Sriwahyuni

a long life learner, an educator, a writer, and a dreamer.

Posted on July 25, 2012, in anything, My World. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: