Sudut Kisah Muda Seorang Habiburrahman El Sirazy (Part 1)

unduhanSiapa kini yang tak kenal Habiburrahman El Sirazy? Dia adalah salah satu penulis papan atas dari Indonesia. Masterpiece nya mayoritas berupa novel-novel cinta bernuansa Islami sepeti Ayat-Ayat Cinta, Dwilogi Ketika Cinta Bertasbih, Dalam Mihrab Cinta, Bumi Cinta, Cinta Suci Zahrana, Di Atas Sajadah Cinta, Pudarnya Pesona Cleopatra, dll. Novel-novelnya pun tak sekedar meraih predikat “Best Seller”, akan tetapi juga sudah ditonton oleh jutaan orang melalui layar lebar alias sudah difilmkan. Pun, ia telah menggarap ranah skenario sinetron Islami yang salah satunya adalah Ketika Cinta Bertasbih The Serries.

Kang Abik, begitu ia biasa disapa, sudah mulai menyukai dunia penulisan sejak duduk di bangku Madrasah Aliyah, setara SMA, diawali dengan memanfaatkan majalah dinding sekolahnya. Ia juga mengaku kerap mengikuti lomba-lomba menulis tanpa pilih-pilih tingkat (level) maupun jenis lombanya. Baik itu cerpen atau puisi, tingkat provinsi atau tingkat sekolah dalam class meeting sekalipun, selalu ia sabet. Ia tak mementingkan juara sebab menurutnya, tujuan utamanya adalah untuk mengasah kemampuan menulisnya.

Guru-guru dan warga sekolahnya semakin mengenali bahwa Kang Abik ini sangat suka menulis. Hingga suatu ketika, ia ditunjuk untuk mewakili sekolah mengikuti lomba karya tulis ilmiah. Singkat cerita, ia bersama temannya membuat penelitian tentang dampak film laga terhadap perkembangan karakter remaja. Hanya dalam waktu dua minggu penelitian beserta laporannya mereka garap untuk kemudian dilombakan. Hasilnya pun tidak mengecewakan. Mereka berhasil menjadi finalis. Kang Abik merasa senang sudah bisa masuk final meskipun akhirnya tidak meraih juara satu lantaran kalah argument dengan juri (padahal udah ngeluarin jurus-jurus nge-les terampuh :p).

Demikian kisah permulaan Kang Abik terjun ke dunia penulisan. Selebihnya ia tetap menulis, bukan untuk lomba dan bukan pula untuk majalah dinding, melainkan media cetak, salah satunya Majalah Annida. Menurutnya, saat itu ia adalah penulis freelance yang belum professional. Barulah ketika di Kairo, menjadi mahasiswa Al-Azhar, ia menjadikan penulis sebagai profesi professional.

Bersambung….🙂

Sumber: Sharing Kang Abik dalam Stadium Generale FLP Jakarta Angkatan 17

Gambar: Habiburrahman El Sirazi pakatanblogger.blogspot.com

About Endang Sriwahyuni

a long life learner, an educator, a writer, and a dreamer.

Posted on January 23, 2013, in Creative, figur. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: