Sajak Kancil dan Pak Tani

images (8)

 

Seekor kancil digiring angin ke sebuah kandang

yang dulu telah kerap ia kesana

untuk sekedar mengintip timun-timun segar,

yang ditimbun sebelum dijajakan kepasar-pasar.

pak tani

Namun kancil tak mencuri.

Ia hanya sekedar ingin dimengerti oleh Pak Tani.

Sampai suatu hari Pak Tani meminta kancil menjaga timun-timun di kandang ini

agar selamat dari tangan dan kaki para pencuri.

 

Kancil yang baik hati pun menyetujui,

dengan upah sekedarnya ia cukup hidup

dan mencicipi sebuah dua buah timun ini.

 

Tapi kancil tetaplah kancil.

Kandang penimbun timun bukanlah tempat terbaik baginya

untuk hitungan waktu yang lama.

 

Ia tetap merindukan belantara hijau.

Ia tetap merindukan kawanan angin segar mengasyikkkan .

Ia benci dengan kesempitan kandang.

Meskipun tak dipungkiri juga,

timun dikandang membuatnya puas dan kenyang.

 

Suatu hari ia berkata pada Pak tani

bahwa ia akan pergi,

kembali ketempatnya dulu berasal.

Namun apa yang terjadi?

Pak Tani seperti berat hati.

Dan sekali lagi,

kancil hanya ingin dimengerti oleh Pak Tani!

 

cerita-bergambar-Kancil-si-pencuri-Timun

………………………………………………………………………………………………………

Dalam kelu lidah yang tak mampu menjelaskan,

Dalam kekesalan yang tak mampu dilontarkan,

Masih di Kampung Arab Kota Jakarta,

Condet Raya.

Gambar: Google Image

About Endang Sriwahyuni

a long life learner, an educator, a writer, and a dreamer.

Posted on April 4, 2014, in anything, Creative, Fiction, My World. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: